Kakanwil Ditjen Imigrasi NTT Hadiri Penyerahan Remisi HUT ke-81 RI, 2.246 Warga Binaan di NTT Mendapat Kesempatan Berubah
Kupang — Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur, Saroha Manullang, menghadiri penyerahan Remisi Umum bagi narapidana dan anak binaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/08).
Kegiatan yang dipusatkan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Kupang tersebut dimulai pukul 10.30 WITA dan dihadiri Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, jajaran Pemerintah Provinsi NTT, unsur Forkopimda NTT, Kepala Kantor Wilayah Hukum NTT, Kepala Kantor Wilayah HAM NTT, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan NTT, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi NTT, serta para undangan lainnya.
Pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun ini, sebanyak 2.246 warga binaan dan anak binaan di wilayah Nusa Tenggara Timur memperoleh pengurangan masa pidana. Jumlah tersebut terdiri atas 2.200 penerima Remisi Umum I, 24 penerima Remisi Umum II atau langsung bebas, serta 22 anak binaan penerima Pengurangan Masa Pidana.
Penyerahan remisi dilakukan secara simbolis dan dipusatkan di LPKA Kelas I Kupang oleh Gubernur NTT, Emanuel Melki Laka Lena. Pemberian remisi menjadi bagian dari pelaksanaan sistem pemasyarakatan sekaligus bentuk penghargaan negara kepada warga binaan yang telah mengikuti proses pembinaan dan menunjukkan perubahan perilaku.
Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia tentang Remisi Umum Tahun 2026. Selanjutnya dilakukan penyerahan Surat Keputusan Remisi dan Surat Lepas kepada perwakilan narapidana dan anak binaan.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur NTT juga membacakan amanat Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia. Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa remisi bukan sekadar pengurangan masa pidana, tetapi merupakan kesempatan bagi warga binaan untuk berubah, meningkatkan kualitas diri, mengikuti pembinaan, serta menata masa depan yang lebih baik.
Penerima remisi diharapkan dapat menjadikan kesempatan tersebut sebagai motivasi untuk membangun kehidupan yang mandiri setelah kembali ke tengah masyarakat. Proses pembinaan yang telah dijalani diharapkan menjadi bekal untuk memperbaiki diri, meningkatkan kesadaran hukum, serta kembali menjadi bagian yang baik di tengah keluarga dan masyarakat.
Kakanwil Ditjen Imigrasi NTT, Saroha Manullang, menyampaikan bahwa momentum pemberian remisi pada peringatan Kemerdekaan RI memiliki makna penting bagi warga binaan karena menjadi bagian dari proses untuk memulai kehidupan yang lebih baik.
“Remisi ini hendaknya menjadi momentum untuk terus memperbaiki diri, membangun semangat baru, dan mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah masyarakat. Proses pembinaan yang telah dijalani harus menjadi bekal untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan memberikan kontribusi positif setelah kembali kepada keluarga dan masyarakat,” ujar Saroha.
Menurutnya, kesempatan yang diberikan melalui remisi harus diikuti dengan kemauan untuk terus berubah dan memperbaiki diri. Dengan demikian, remisi tidak hanya dimaknai sebagai berkurangnya masa pidana, tetapi juga sebagai dorongan untuk membangun masa depan yang lebih baik.
Kehadiran Kakanwil Ditjen Imigrasi NTT dalam kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antara jajaran Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta dengan Pemerintah Provinsi NTT dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pelaksanaan tugas Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Pemberian remisi dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI diharapkan menjadi momentum bagi seluruh penerima untuk melangkah lebih jauh, membangun kehidupan yang lebih baik, dan mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah keluarga serta masyarakat.
Sebab, kesempatan yang diberikan negara akan menjadi semakin berarti ketika diikuti dengan kemauan untuk berubah, memperbaiki diri, dan menata masa depan.
Mari Bersama-sama Membangun NTT
