Bimtek Petugas Keimigrasian Kanwil Ditjen Imigrasi NTT

Buka Kegiatan Bimbingan Teknis bagi Petugas Keimigrasian, Arvin : Jangan Menjadi Peserta yang Pasif selama Pelaksanaan Kegiatan

Kupang – Sebagai salah satu upaya dalam menjaga kedaulatan negara di daerah perbatasan yang sebagian besar melewati medan pegunungan, sulit, serta terpencil dan daerah perairan, Petugas Imigrasi sebagai garda depan yang ditempatkan di pos-pos perbatasan darat memiliki peran penting dalam memfasilitasi pergerakan lintas batas yang sah serta mencegah terjadinya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM), dan bentuk-bentuk kejahatan terorganisir transnasional (TOC) lainnya.

Guna mencegah terjadinya berbagai tindak kejahatan di daerah perbatasan, Direktorat Jenderal Imigrasi melalui Direktorat Kerja Sama Keimigrasian dan Bina Perwakilan bekerjasama dengan International Organization for Migration (IOM) mengadakan kegiatan Pelatihan Berjenjang (Cascade Training) Bimbingan Teknis bagi Petugas Garda Depan untuk Memperkuat Tata Kelola Perbatasan Darat. Selasa (19/05/2026) bertempat di Ballroom Hotel Sotis Kupang.

Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur (Kakanwil DItjen Imigrasi NTT) , Arvin Gumilang dihadiri Oleh Sebastien Reclaru selaku Programme Manager IOM Indonesia, Kepala Kantor IOM NTT, Herman Nabu dan juga Kepala Unit Pelaksana Teknis Imigrasi se-NTT serta petugas keimigrasian yang merupakan peserta dalam kegiatan Bimbingan Teknis Penguatan Kapasitas Pemerintah di Perbatasan Darat.

Dalam sambutannya, Kakanwil, Arvin menyampaikan pentingnya pelaksanaan kegiatan pelatihan ini guna mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian di daerah perbatasan bagi petugas imigrasi.

Kegiatan yang dilaksanakan ini adalah kegiatan yang bermanfaat guna mendukung pengembangan kapasitas yang dimulai dari kemampuan personil dalam melaksanakan tugas,” ungkapnya

Lebih lanjut dirinya menekankan kepada para peserta agar serius dan berperan aktif serta dapat memanfaatkan momentum kegiatan ini guna mendukung pelaksanaan tugas di lapangan. 

Pelajari dengan baik semua materi yang dibahas sehingga implementasi di lapangan dapat berjalan dengan tepat dan cepat, jangan hanya sekedar hadir untuk memenuhi kuota peserta,” tandasnya.

Kakanwil Ditjen Imigrasi NTT dalam Bimtek Petugas Keimigrasian
Arvin juga mengapresiasi IOM dalam mendukung pengembangan kapasitas dan operasi dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan khususnya di bidang Keimigrasian khususnya di Provinsi NTT.
Arvin juga menyampaikan harapannya agar dapat terus bekerjasama dengan IOM untuk melakukan sosialisasi bagi masyarakat pesisir guna memberikan edukasi terkait perlintasan orang asing secara ilegal melalui jalur laut sehingga dapat meminimalisir pelanggaran penyeberangan yang tidak sesuai dengan prosedur.

Menutup sambutannya Arvin berharap agar kegiatan yang dilaksanakan ini dapat menjadi wadah untuk berbagi pengalaman antara petugas perbatasan dengan pemateri. “Ikuti kegiatan ini dengan serius, berikan yang terbaik, jangan pasif namun interaksi dari 2 arah hendaknya dilaksanakan sehingga dapat meningkatkan kemampuan bagi para petugas di lapangan dan dapat memberikan hasil yang optimal nantinya,” tutup Arvin.

Artikel Serupa