Cover Penandatanganan Pakta Integritas Panitia Penerima Taruna Taruni Imigrasi NTT

Kanwil Ditjen Imigrasi NTT Perkuat Komitmen Integritas Panitia Seleksi Taruna/Taruni Poltekim dan Poltekip 2026

Kupang – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur (Kanwil Ditjen Imigrasi NTT) memperkuat komitmen terhadap pelaksanaan seleksi yang transparan dan berintegritas melalui penandatanganan Pakta Integritas Panitia Daerah Seleksi Penerimaan Calon Taruna/Taruni Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia Tahun Anggaran 2026, Selasa (1/9/2026).
Kegiatan penandatanganan dilaksanakan secara serentak bersama Panitia Pusat. Panitia Daerah dari Kanwil Ditjen Imigrasi NTT, Kanwil Ditjen Pemasyarakatan serta seluruh satker Imigrasi dan Pemasyarakatan mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom yang dilaksanakan di aula Kanwil Ditjen Imigrasi NTT, sementara Panitia Pusat melaksanakan penandatanganan secara langsung di Aula Jusuf Adiwinta Lantai 1 Gedung Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Penandatanganan Pakta Integritas Panitia Daerah Panitia Penerimaan Taruna Taruni
Penandatanganan Pakta Integritas ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Nomor IP-358.SA.02.04 Tahun 2026 tentang Pembentukan Panitia Seleksi Penerimaan Calon Taruna/Taruni Sekolah Kedinasan Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia Tahun Anggaran 2026.
Pakta Integritas menjadi bentuk kesanggupan dan tanggung jawab Panitia Daerah dalam menjaga integritas seluruh tahapan seleksi. Komitmen tersebut mencakup upaya memastikan proses dan hasil seleksi berjalan secara objektif, transparan, akuntabel, serta bebas dari penyalahgunaan wewenang dan pemberian perlakuan khusus kepada peserta.
Panitia Daerah Penerimaan Taruna Taruni Imigrasi
Bagi Kanwil Ditjen Imigrasi NTT, keterlibatan dalam kepanitiaan sekaligus penandatanganan Pakta Integritas menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan seleksi di daerah berlangsung sesuai ketentuan dan menjunjung tinggi prinsip profesionalitas.
Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi NTT, Saroha Manullang, menegaskan bahwa integritas menjadi landasan utama bagi setiap panitia dalam menjalankan tugas seleksi.

Setiap tahapan seleksi harus dilaksanakan secara objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Pakta Integritas menjadi komitmen bersama untuk menjaga kepercayaan masyarakat serta memastikan seluruh peserta memperoleh kesempatan yang sama,” ujar Saroha.

Melalui komitmen tersebut, Kanwil Ditjen Imigrasi NTT siap mendukung pelaksanaan proses seleksi yang kredibel, profesional, dan berintegritas, sekaligus memastikan setiap tahapan penerimaan calon taruna/taruni dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Artikel Serupa