Cover Imigrasi NTT Latihan Menembak

Perkuat Kompetensi Pegawai Rudenim Kupang Saat Pelatihan Menembak, Ini Kata Kakanwil Ditjen Imigrasi NTT

Kupang, 25 Juli 2026 – Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Kupang menyelenggarakan Kegiatan Pembinaan Mental Pegawai dan Pelatihan Menembak Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan, kedisiplinan, konsentrasi, serta kemampuan pegawai dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian pada Sabtu, 25 Juli 2026, bertempat di Lapangan Menembak Kompi Senapan C Batalyon Komando 466 Kopasgat, dimulai pada pukul 09.00 WITA.
Kegiatan dibuka secara langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur, Saroha Manullang. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur dan Kepala Kantor Imigrasi Kupang.
Kakanwil Ditjen Imigrasi NTT Latihan Menembak
Dalam sambutannya, Saroha Manullang menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan mental dan pelatihan menembak merupakan salah satu sarana untuk melatih rasa dan asa pegawai, sekaligus membentuk fokus, ketenangan, dan kemampuan mengendalikan diri. Menurutnya, nilai-nilai tersebut memiliki keterkaitan erat dengan pelaksanaan tugas sehari-hari sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Latihan menembak bukan hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan senjata, tetapi juga bagaimana kita melatih fokus, konsentrasi, ketenangan, serta kemampuan mengendalikan diri. Nilai-nilai tersebut selanjutnya dapat kita implementasikan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi sehari-hari sebagai ASN,” ujar Saroha.

Sambutan Kakanwil Ditjen Imigrasi NTT dalam Latihan Menembak
Lebih lanjut, Kepala Kantor Wilayah mendorong seluruh peserta untuk mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan serius dan penuh tanggung jawab. Ia juga mengingatkan agar seluruh peserta senantiasa memperhatikan instruksi yang diberikan oleh instruktur serta mengutamakan keselamatan diri maupun rekan selama kegiatan berlangsung.
Pelatihan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian arahan teknis oleh Letu Pas Toto Wahyudi selaku PJS Dankipan C Yon Parako 473 Pasgat bersama tim. Dalam arahannya, peserta mendapatkan penjelasan mengenai prosedur keselamatan dalam penggunaan senjata api, teknik dasar menembak yang baik dan benar, serta pentingnya penguasaan mental dan konsentrasi selama mengikuti latihan.
Dalam kesempatan tersebut, instruktur juga menekankan bahwa kemampuan menembak tidak semata-mata merupakan keterampilan teknis, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan kedisiplinan, ketelitian, pengendalian diri, dan kesiapsiagaan yang dibutuhkan oleh seorang petugas dalam melaksanakan tugas.
Setelah mendapatkan pembekalan teknis dan keselamatan, seluruh peserta mengikuti praktik menembak secara bergantian dengan bimbingan serta pengawasan langsung dari PJS Dankipan C Yon Parako 473 Pasgat dan tim. Setiap peserta diberikan kesempatan untuk mempraktikkan teknik dasar menembak menggunakan senjata api yang telah disediakan sesuai dengan prosedur dan arahan instruktur.
Latihan Menembak untuk Jajaran Kanwil Ditjen Imigrasi NTT
Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana untuk meningkatkan kemampuan teknis peserta, tetapi juga menjadi momentum pembinaan mental dan karakter pegawai. Melalui latihan yang membutuhkan konsentrasi dan ketenangan tersebut, peserta diharapkan mampu membangun sikap disiplin, fokus, percaya diri, serta mampu mengambil keputusan secara tepat dalam menjalankan tugas.
Hasil latihan menunjukkan capaian yang cukup memuaskan. Secara umum, para peserta mampu mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan baik dan menunjukkan kemampuan menembak dengan akurasi yang baik serta memenuhi standar yang ditetapkan oleh instruktur.
Melalui kegiatan ini, Rudenim Kupang diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam aspek kedisiplinan, kesiapsiagaan, pengendalian diri, dan profesionalisme. Nilai-nilai yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sehingga semakin mendukung terwujudnya pelayanan dan pelaksanaan tugas keimigrasian yang profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk sinergi antara Rudenim Kupang, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur, dan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kupang dalam mendukung peningkatan kompetensi dan kesiapsiagaan jajaran keimigrasian di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Artikel Serupa