Cover Halal Bihalal Kemenimipas 2026

Menteri Agus Andrianto Tekankan Pengabdian dan Adaptasi dalam Halal Bihalal Kemenimipas

Kupang – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur turut mengikuti kegiatan Silaturahmi Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah yang diselenggarakan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan secara hybrid, dengan pusat acara berlangsung di Aula Yusuf Adiwinata Kemenimipas Jakarta kegiatan tersebut juga diikuti secara virtual oleh seluruh kantor wilayah, unit pelaksana teknis di Indonesia, dan perwakilan luar negeri pada Senin, 30 Maret 2026.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur, Arvin Gumilang, Kepala Bidang Dokumen Perjalanan, Izin Tinggal, dan Status Keimigrasian, Adi Rusiadi Kurniawan, Kepala Bidang Penegakan Hukum dan Kepatuhan Internal, Adithia Perdana, serta sejumlah pegawai di lingkungan Kantor Wilayah.
Pimti Kanwil Ditjen Imigrasi NTT Mengikuti Halal Bihalal Kemenimipas
Mengusung tema “Silaturahmi Menguatkan Kebersamaan”, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi jajaran Kanwil Ditjen Imigrasi NTT untuk mempererat hubungan kekeluargaan serta memperkuat sinergi antar pegawai setelah menjalani bulan suci Ramadan dan merayakan Idulfitri.
Dalam acara yang penuh khidmat, mulai dari pembukaan, doa bersama, hingga penyampaian prakata oleh Sekretaris Jenderal Kemenimipas menegaskan bahwa halal bihalal merupakan sarana untuk saling memaafkan serta memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Daring Halal Bihalal Kemenimipas 2026
Selanjutnya dalam sambutannya, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Agus Andrianto, menekankan pentingnya menjaga semangat pengabdian pasca-Ramadan serta menjadikan nilai-nilai ibadah sebagai landasan dalam pelaksanaan tugas.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan

Ia juga menegaskan, “Mari kita kembali membangun semangat pengabdian, meningkatkan integritas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sebagai wujud tanggung jawab kita sebagai insan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Lebih lanjut lagi terkait kebijakan pemerintah ke depan, Agus menyampaikan bahwa, “Kemungkinan penerapan work from home (WFH) akan diumumkan oleh pemerintah pada bulan depan. Oleh karena itu, kita harus menyikapinya dengan bijak dan tetap menjaga kinerja serta disiplin dalam pelaksanaan tugas”.

Selain itu, ia juga mengajak seluruh jajaran untuk siap menghadapi tantangan dengan sikap adaptif, “Kita harus mampu beradaptasi dengan dinamika yang berkembang, serta mulai memperkuat ketahanan, baik dari diri sendiri maupun keluarga, sebagai langkah menghadapi situasi global yang tidak menentu.

Artikel Serupa