Lantik Pejabat Administrator, Arvin Gumilang Tekankan Perubahan Pola Pikir dan Penguatan Layanan Imigrasi NTT
Kupang – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur melaksanakan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Administrator yang dipimpin oleh Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi NTT, Arvin Gumilang. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi untuk meningkatkan kinerja dan tata kelola keimigrasian di wilayah NTT. Jumat (12/12/2025).
Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Nomor M.IP-531.SA.03.03 Tahun 2025 tanggal 4 Desember 2025. Keputusan tersebut mencakup pemberhentian dari jabatan manajerial dan nonmanajerial serta pengangkatan pejabat dalam jabatan administrator di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Dalam prosesi tersebut, sejumlah pejabat resmi dilantik. Dr. Sahora Manullang kini mengemban tugas sebagai Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjen Imigrasi NTT setelah sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Dokumen Perjalanan, Izin Tinggal, dan Status Keimigrasian pada Kanwil Ditjen Imigrasi Bali. Ma’mum dipercaya memimpin Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kupang setelah sebelumnya bertugas sebagai Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjen Imigrasi Sumatra Utara. Sementara itu, Muhammad Setiawan kini memimpin Kantor Imigrasi Kelas II TPI Maumere, dan Jusup Pehulisa Ginting menerima amanah sebagai Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua.
Pelantikan ini turut disaksikan oleh Adithia Perdana dan Christian Penna yang memastikan proses pengucapan sumpah jabatan berlangsung sesuai ketentuan. Kehadiran para saksi menjadi bagian penting dalam menjamin integritas dan keabsahan pelaksanaan pelantikan. Selain itu juga turut hadir Kepala Satuan Kerja Imigrasi di Lingkungan Kanwil Ditjenim NTT, Fungsional Tertentu dan Fungsional Umum pada kantor wilayah.
Dalam amanatnya, Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi NTT, Arvin Gumilang, menegaskan bahwa pengambilan sumpah jabatan merupakan bentuk tanggung jawab dan komitmen moral terhadap amanah jabatan struktural yang telah dipercayakan.
“Saya ucapkan selamat bergabung,” ujar Arvin mengawali sambutannya.
Arvin menjelaskan bahwa pelantikan kali ini tidak disertai dengan serah terima jabatan bagi pejabat yang berperan sebagai KPA, mengingat masih adanya penyelesaian kegiatan akhir tahun. Namun, hal tersebut tidak mengurangi makna dan semangat pelantikan sebagai bagian dari penyegaran organisasi.
Ia juga menekankan pentingnya perubahan pola pikir bagi pejabat yang baru dilantik.
“Yang terpenting, setelah ini kita sudah mulai switch mental. Dari yang sebelumnya analis muda, sekarang sudah berada dalam jabatan struktural. Segera bergabung dan mari kita selesaikan rangkaian kegiatan menuju tahun 2026,” tegasnya.
Lebih lanjut, Arvin menyampaikan optimisme terhadap kontribusi para pejabat baru.
“Saya yakin kontribusi Bapak-Bapak yang baru saja dilantik akan membuat kinerja Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur semakin baik dan meningkat,” ujarnya.
Ia juga memberikan kesempatan kepada satuan kerja yang mendapatkan pejabat baru maupun yang sebelumnya mengalami kekosongan untuk segera melakukan koordinasi dengan pejabat lama, meskipun serah terima jabatan belum dilaksanakan. Hal ini dinilai penting mengingat tingginya perhatian pemerintah pusat terhadap wilayah NTT.
“Banyak kegiatan pemerintah pusat dilaksanakan di wilayah NTT. Karena itu, kita perlu memberikan perhatian besar, khususnya pada destinasi wisata super prioritas Labuan Bajo maupun perlintasan di Atambua. Letak NTT yang berdekatan dengan Australia dan Timor Leste menjadikan wilayah ini sangat strategis,” jelas Arvin.
Menutup amanatnya, Arvin mengajak seluruh pejabat dan jajaran untuk bekerja dengan semangat dan integritas.
“Mari kita bersama-sama bersemangat, berniat baik untuk bekerja, dan memberikan sumbangsih terbaik bagi bangsa dan negara,” pungkasnya.
