Cover Evaluasi ZI 2026 Kemenimipas

Evaluasi Zona Integritas 2026, Kanwil Imigrasi NTT Perkuat Kesiapan Satker Hadapi Penilaian

KUPANG – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjen Imigrasi Nusa Tenggara Timur, Arvin Gemilang, memimpin langsung jajarannya dalam mengikuti Entry Meeting Evaluasi Zona Integritas (ZI) menuju WBK/WBBM Tahun 2026 secara virtual. Kehadiran Kakanwil dalam kegiatan ini menegaskan komitmen kuat Kanwil Imigrasi NTT untuk memastikan seluruh satuan kerja (satker) di wilayahnya siap menghadapi penilaian nasional dengan standar kualitas yang lebih tinggi, Kamis (23/04).

Kegiatan tersebut diikuti oleh Inspektur Jenderal, Sekretaris Jenderal, serta seluruh satuan kerja di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Dalam arahannya, Inspektur Jenderal, Komjen Pol. Drs. Yan Sutra, S.H., menyampaikan bahwa pembangunan Zona Integritas menunjukkan capaian yang cukup baik meskipun masih dalam masa transisi kelembagaan.

Hingga tahun 2025, sebanyak 304 dari 837 satuan kerja telah meraih predikat WBK dan 32 satuan kerja meraih WBBM. Pada tahun 2026, diusulkan 276 satuan kerja sebagai kontestan WBK/WBBM serta 13 kantor wilayah untuk reevaluasi,” ujarnya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Sekretaris Jenderal serta Inspektur Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Komjen Pol. Drs. Yan Sultra, S.H. Dalam arahannya, Yan Sultra menekankan bahwa meskipun kementerian tengah dalam masa transisi, transformasi budaya kerja melalui Zona Integritas tetap menjadi prioritas utama.

Pembangunan Zona Integritas bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan bukti nyata transformasi budaya kerja yang antikorupsi. Kita harus memberikan dampak yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegas Yan Sultra.

Plt. Inspektur Wilayah I, Ika Yusanti, memaparkan bahwa evaluasi tahun ini akan berjalan lebih selektif. Khusus bagi satker yang diusulkan meraih predikat WBBM, Tim Penilai Internal (TPI) akan menerapkan sistem gugur. Artinya, satker yang tidak lolos pada tahap seleksi administrasi atau evaluasi Lembar Kerja Evaluasi (LKE) tidak akan dilanjutkan ke tahap desk evaluation maupun verifikasi lapangan.
Ika Yusanti juga menjelaskan bahwa proses evaluasi tahun ini akan dilaksanakan lebih ketat dan selektif, seiring meningkatnya jumlah satuan kerja yang diusulkan, yakni 62 satker yang terdiri dari 42 menuju WBK, 23 menuju WBBM, serta dua kantor wilayah untuk reevaluasi.
Tahapan evaluasi meliputi seleksi administrasi, evaluasi Lembar Kerja Evaluasi (LKE), desk evaluation, hingga verifikasi lapangan secara virtual. Khusus untuk satuan kerja menuju WBBM, diberlakukan sistem gugur, sehingga setiap tahapan harus dipenuhi secara optimal.
Zoom Meeting Kanwil Ditjen Imigrasi NTT pada Evaluasi ZI
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, jajaran Kantor Wilayah Imigrasi Nusa Tenggara Timur memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif terkait mekanisme dan indikator penilaian Zona Integritas. Hal ini menjadi bahan evaluasi penting bagi seluruh satuan kerja untuk segera melakukan persiapan secara maksimal.
Beberapa poin krusial yang menjadi perhatian dalam evaluasi antara lain kelengkapan dokumen data dukung, kualitas inovasi pelayanan publik, implementasi enam area perubahan, serta penguatan manajemen risiko dan budaya kerja berintegritas. Selain itu, satuan kerja juga diingatkan untuk memastikan seluruh dokumen yang diunggah mencakup periode Triwulan II, III, dan IV Tahun 2025 hingga Triwulan I Tahun 2026.
Tim Penilai Nasional juga menyoroti sejumlah catatan, seperti capaian kinerja yang belum optimal, dokumen manajemen risiko yang belum komprehensif, serta inovasi yang belum memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Oleh karena itu, seluruh jajaran diharapkan dapat melakukan pembenahan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Entry Meeting Evaluasi ZI Kanwil Ditjen Imigrasi NTT
Dalam sesi tanya jawab, dijelaskan pula bahwa batas akhir perbaikan dan pengunggahan dokumen adalah 26 April 2026 pukul 23.59 WIB, sebelum proses evaluasi dimulai pada 27 April 2026. Setiap satuan kerja diminta memastikan kelengkapan serta kesesuaian dokumen agar tidak terkendala pada tahap administrasi.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan kondusif. Diharapkan, melalui partisipasi dalam entry meeting ini, seluruh jajaran Kantor Wilayah Imigrasi Nusa Tenggara Timur dapat lebih siap dalam menghadapi proses evaluasi Zona Integritas serta mampu mewujudkan birokrasi yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.
Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Nusa Tenggara Timur, Arvin Gumilang, memberikan arahan kepada seluruh jajaran agar menjadikan hasil entry meeting ini sebagai bahan evaluasi internal.

Seluruh jajaran agar menjadikan hasil entry meeting ini sebagai bahan evaluasi internal, dengan memastikan kesiapan dokumen, meningkatkan kualitas inovasi yang berdampak nyata, serta memperkuat integritas dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas guna menghadapi proses penilaian secara optimal,” ujar Arvin Gumilang.

Kakanwil Ditjen Imigrasi NTT dalam Evaluasi ZI

Artikel Serupa