Cover Kanwil Ditjen Imigrasi NTT Perkuat Tupoksi Keimigrasian

Perkuat Tugas dan Fungsi Keimigrasian di Satker, Kanwil Ditjen Imigrasi NTT Sambangi Kanim Kelas II TPI Maumere

Maumere – Sebagai salah satu upaya dalam mendukung program kerja Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia juga sebagai salah satu upaya untuk memperkuat koordinasi, pengawasan, serta peningkatan kinerja jajaran keimigrasian di daerah, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur (Kanwil Ditjen Imigrasi NTT) melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas II TPI Maumere. Rabu (22/04/2026).

Kegiatan ini dilakukan Kepala Kantor Wilayah yang diwakili Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Saroha Manullang didampingi Analis Keimigrasian Ahli Madya, Christian Penna serta ketua tim dari bidang Barang Milik Negara, Keuangan serta Hubungan Masyarakat dan Teknologi Informasi Keimigrasian dan disambut hangat Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Maumere beserta seluruh jajaran.
Dalam arahannya, Saroha Manullang menyampaikan upaya pengembangan organisasi yang baik dimana Nusa Tenggara Timur merupakan miniatur imigrasi kepulauan di Indonesia dengan memiliki banyak pintu perlintasan negara baik laut, udara dan darat sehingga dilakukan upaya peningkatan kualifikasi dan klasifikasi.

Dengan berlokasi di jalur perlintasan yang strategis baik darat, laut dan udara, Nusa Tenggara Timur merupakan miniatur Imigrasi kepulauan di Indonesia yang berbatasan langsung dengan Australia dan Timor Leste sehingga terdapat perlintasan orang, baik yang legal maupun yang terindikasi ilegal sehingga Kantor Wilayah sebagai satuan kerja berupaya meminimalkan dengan kehadiran negara di tengah masyarakat dengan peningkatan kelas dari Kantor Wilayah”, ungkap Saroha dalam membuka arahannya.

KabagTUM Kanwil Ditjen Imigrasi NTT
Dijelaskan pula terkait dengan sejarah pembentukan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Maumere dan juga adanya agenda pembentukan Kantor Imigrasi baru yang ada di Nusa Tenggara Timur, Selain itu juga menyampaikan harapan dari pimpinan tingkat pusat tentang pembentukan kantor imigrasi di setiap kota/kabupaten sebagai wujud kehadiran negara di tengah masyarakat.

Pada kesempatan yang sama Saroha juga menekankan kepada tunas muda Imigrasi dan Pemasyarakatan agar dapat memberikan energi positif. “Untuk tunas muda Imigrasi dan Pemasyarakatan dukung pimpinan satuan kerja dengan memberikan energi positif dan energi terbaik kalian dengan menciptakan inovasi-inovasi untuk pelayanan bagi masyarakat ataupun internal satuan kerja, sehingga keberadaan kita bukan menjadi polusi tapi menjadi solusi dimana kita ditugaskan,” tandasnya.

Lebih lanjut Saroha juga menyampaikan adanya pengembangan institusi yang sebelumnya satu Kementerian menjadi 3 Kementerian dengan 1 Kementerian Koordinator merupakan semangat pengembangan birokrasi yang harus kita dukung.
Tim Kanwil Ditjen Imigrasi NTT Di Maumere
Selain itu, Saroha juga menegaskan komitmen kuat dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik pungutan liar. Seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan keimigrasian diingatkan untuk senantiasa menjunjung tinggi integritas serta memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan tanpa biaya di luar ketentuan yang berlaku.
Sementara itu dalam kesempatan yang sama Analis Keimigrasian Ahli Madya, Christian Penna menambahkan terkait kedisiplinan dalam menggunakan atribut dan kelengkapan berpakaian dinas agar dapat berpedoman sesuai dengan edaran yang sudah ada dasar hukumnya dan dapat ditingkatkan sosialisasi terkait layanan keimigrasian kepada masyarakat.

Menutup arahannya Saroha berharap melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta kesamaan persepsi dan langkah strategis dalam mendukung program kerja Direktorat Jenderal Imigrasi, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Artikel Serupa