Kanwil Ditjen Imigrasi NTT Perkuat Pengelolaan Anggaran, Optimalkan PNBP untuk Kinerja Akuntabel
KUPANG – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur (Kanwil Ditjenim NTT) menggelar kegiatan pendampingan dan penguatan terkait penyusunan serta pengelolaan anggaran bagi seluruh Satuan Kerja (Satker) Imigrasi di wilayah NTT yang berlangsung secara daring, kegiatan ini dibuka resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi NTT, Bapak Arvin Gumilang dan menghadirkan Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Kementeririan Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Bapak Ibnu Ismoyo, sebagai narasumber utama untuk memberikan penguatan pada aspek perencanaan, pelaksanaan, serta pelaporan keuangan, Kamis (16/04).
“Saya harapkan para Kepala Satuan Kerja (Satker)migrasi di wilayah NTT beserta pemangku tugas dan fungsi fasilitatif, serta perwakilan dari setiap Subseksi dapat memanfaatkan momen ini untuk berdiskusi langsung dengan Bapak Ibnu Ismoyo. Setiap satker diberi kesempatan bertanya untuk memperjelas strategi anggaran sehingga kinerja kita tetap transparan dan sesuai ketentuan,” ujar Bapak Arvin Gumilang saat membuka acara.
Senada dengan Kakanwil NTT, Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Kemenimipas, Ibnu Ismoyo, memaparkan adanya implikasi penajaman anggaran Rupiah Murni (RM) secara nasional. Namun, ia menekankan agar jajaran imigrasi di NTT bersyukur karena memiliki potensi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang sangat strategis. “Fokus kita adalah memanfaatkan dana PNBP ini sebaik-baiknya. Evaluasi menunjukkan penyerapan anggaran masih perlu ditingkatkan. Kami menghimbau jajaran di NTT untuk segera merealisasikan anggaran yang telah diberikan agar posisi keuangan tetap aman,” tegas Ibnu. Ia juga mendorong satker untuk mempersiapkan usulan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) berbasis kebutuhan (proposal) dari PNBP pada bulan Mei dan Juni mendatang.
“Kita harus mengubah strategi. Modernisasi ini penting agar fungsi pengawasan dan pelayanan keimigrasian di garda terdepan dapat berjalan optimal,” ujar Ismoyo dalam kegiatan pendampingan anggaran secara virtual tersebut.
Menutup rangkaian kegiatan, Kakanwil Ditjen Imigrasi NTT, Arvin Gumilang menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap usulan perencanaan agar tepat sasaran dan mendukung visi modernisasi kementerian. “Optimalkan setiap rupiah dari PNBP untuk menunjang performa organisasi. Dengan perencanaan yang matang dan penguatan strategi menuju 2027, kita pastikan setiap Satker Imigrasi di NTT mampu memberikan pelayanan berkelas dunia dan pengawasan kedaulatan negara yang lebih mumpuni,” pungkas Arvin.
